PENAJAM — Kelurahan Nipah-Nipah resmi ditetapkan sebagai Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) dalam sebuah kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Kecamatan Penajam, Jumat (28/11/2025). Peresmian tersebut menjadi tonggak komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Peresmian Kelurahan Bersinar ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, yang juga menjabat sebagai Ketua BNK Kabupaten PPU. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa ancaman narkotika kini semakin kompleks dan menyasar siapa saja tanpa memandang usia, pekerjaan, maupun latar belakang pendidikan.
“Ancaman narkotika tidak mengenal usia, latar belakang, dan pendidikan. Oleh karena itu, program Bersinar menjadi sangat tepat dalam upaya pemberantasan narkotika, khususnya di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk meneruskan pesan bahaya narkoba kepada keluarga dan lingkungan terdekat. “Sampaikan kepada saudara, orang tua, dan keluarga kita bahwa narkoba tidak membawa manfaat bagi kita semua,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala BNNP Kaltim yang diwakili Ketua Tim Rehabilitasi, Iwan Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan gambaran kondisi peredaran narkoba di Kalimantan Timur. Ia mengungkapkan data Polda Kaltim yang mencatat 595 kasus narkoba hingga pertengahan Mei 2025, melibatkan 767 tersangka dengan ribuan barang bukti dari berbagai jenis narkotika. “Setiap gram narkoba yang beredar adalah ancaman nyata bagi masa depan anak bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Penajam menyampaikan apresiasi yang tulus kepada BNN Kalimantan Timur dan Lurah Nipah-Nipah atas terselenggaranya program tersebut. Ia berharap Kelurahan Nipah-Nipah dapat menjadi pionir dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari narkoba. “Semoga Kelurahan Nipah-Nipah dapat menjadi contoh bagi kelurahan dan desa lainnya di wilayah Kecamatan Penajam,” ungkapnya.

Peresmian ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkotika, sekaligus menjadi langkah awal menuju wilayah yang lebih tangguh dalam melindungi generasi penerus bangsa.(Asr)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *