BABULU — Kecamatan Penajam kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XX tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara. Camat Penajam, Dahlan, S.IP., bersama jajaran menghadiri acara penutupan MTQ yang berlangsung pada Minggu malam (28/9/2025) di Lapangan Sepak Bola Desa Gunung Intan, Kecamatan Babulu. Kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa hari ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah, Tohar menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran panitia dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Penajam Paser Utara yang telah sukses melaksanakan MTQ ke-XX. Ia menegaskan bahwa setiap kekurangan yang ditemui selama pelaksanaan agar menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan MTQ di masa mendatang agar lebih baik.
“Kepada seluruh jajaran pengurus LPTQ Kabupaten Penajam Paser Utara yang telah sukses melaksanakan MTQ ke-XX tingkat kabupaten tahun 2025, agar segala hal-hal yang kondisi kurang baik dicatat dan dijadikan bahan evaluasi di pelaksanaan yang serupa di tahun mendatang,” tegas Tohar.
Selain itu, ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh kafilah dari empat kecamatan yang telah berpartisipasi dan meraih prestasi di berbagai cabang lomba. Tohar berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan, sehingga para peserta dapat tampil maksimal mewakili Kabupaten Penajam Paser Utara pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang akan datang.
Sekda PPU menutup sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk menyatukan tekad, “Kita satukan tekad bahwa penyelenggaraan musabaqah yang akan datang dapat kita laksanakan lebih baik dari yang ke-xx tahun ini,” ujarnya.
Hasil akhir perhelatan MTQ ke-XX menetapkan Kecamatan Penajam sebagai juara umum. Posisi kedua diraih Kecamatan Babulu, disusul Kecamatan Waru di posisi ketiga, sementara Kecamatan Sepaku berada di posisi keempat.
Camat Penajam, Dahlan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta, pendamping, pelatih, dan pihak-pihak yang telah bekerja keras hingga Kecamatan Penajam berhasil meraih juara umum. “Usaha dan doa tidak akan mengkhianati hasil. Prestasi ini merupakan buah dari kerja sama dan komitmen semua pihak,” ujar Dahlan.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan pembinaan dan persiapan, sehingga Kecamatan Penajam dapat mempertahankan prestasi terbaik pada ajang MTQ tahun mendatang. “Mari kita jadikan keberhasilan ini sebagai pemicu semangat untuk tampil lebih baik di tingkat yang lebih tinggi,” tutup Dahlan.(Asr)

