PENAJAM – Camat Penajam, Dahlan, S.IP menghadiri undangan pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema *Pelatihan Penguatan Tata Kelola Pemerintah Desa melalui Program Sekolah Inovasi Desa* yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kegiatan ini berlangsung di Qubika Boutique Hotel Nusantara, Sepaku, wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), dan dibuka secara resmi oleh Bupati Penajam Paser Utara.

Dalam sambutannya, Bupati PPU menekankan pentingnya peran desa dalam pembangunan daerah melalui pengelolaan potensi lokal secara kreatif dan inovatif. Ia mengajak seluruh pemerintah desa untuk mengidentifikasi potensi unggulan di masing-masing wilayah dan mengembangkannya menjadi program yang produktif sehingga mampu menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang memadai. “Program makan bergizi gratis yang sedang dijalankan pemerintah bisa menjadi peluang usaha bagi desa. Desa dapat menyiapkan bahan baku dari potensi lokal, sehingga selain mendukung program pemerintah, desa juga bisa meningkatkan PADes,” ujar Bupati.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Asisten I Kabupaten PPU, Inspektur Daerah Kabupaten PPU, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala BKAD, Kepala Bapelitbang, Pimpinan Bank Kaltimtara, Direktur Utama PDAM, para Camat se-Kabupaten PPU, serta Ketua Tim Formatur KAGAMA Kalimantan Timur.

Sebagai penguat materi, kegiatan menghadirkan narasumber dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan praktisi berpengalaman yang memberikan wawasan strategis mengenai inovasi desa, tata kelola pemerintahan, serta penguatan kelembagaan. Peserta Bimtek mendapatkan panduan bagaimana memanfaatkan sumber daya desa secara efektif agar pembangunan desa berkelanjutan.

Camat Penajam menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan semacam ini menjadi momentum penting bagi aparatur desa untuk meningkatkan kapasitas, berinovasi, serta menciptakan program unggulan berbasis potensi lokal. “Kami berharap kegiatan ini mendorong desa-desa menjadi mandiri, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Dengan adanya Sekolah Inovasi Desa ini, diharapkan pemerintah desa dapat melahirkan ide-ide segar yang dapat diimplementasikan secara nyata, menciptakan peluang ekonomi baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten PPU.(Asr)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *