PENAJAM – Kecamatan Penajam menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Penajam, Senin (8/9/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Wakapolsek Penajam, perwakilan Koramil, KUA, Dinas Pemadam Kebakaran, Majelis Ulama Indonesia (MUI), para lurah, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para stakeholder ini menunjukkan komitmen bersama dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih baik, sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Camat Penajam, Peri Tangdirerung, S.H., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik bukan sekadar agenda formal, melainkan wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat serta mengidentifikasi permasalahan nyata yang dihadapi warga. “Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana komunikasi dua arah, sehingga kebijakan yang lahir dari kecamatan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Setelah pembukaan, kegiatan berlanjut dengan pemaparan materi oleh Sekretaris Camat Penajam. Dalam presentasinya, ia menyoroti beberapa isu strategis yang menjadi prioritas pembangunan ke depan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga upaya penanggulangan kemiskinan dan stunting. Menurutnya, pelayanan publik yang efektif dan responsif akan menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Sementara itu, penguatan ekonomi lokal dapat mendorong kemandirian masyarakat desa dan kelurahan, sekaligus menekan angka pengangguran.

Terkait isu stunting, Peri Tangdirerung menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun pemberdayaan keluarga. Ia menyebut bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak, melainkan perlu kolaborasi semua elemen, termasuk tokoh agama dan masyarakat.

Forum ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, usulan, serta kritik konstruktif. Beberapa tokoh masyarakat menyoroti perlunya transparansi dalam program bantuan sosial, sementara perwakilan kelurahan menekankan peningkatan kapasitas aparatur dalam melayani masyarakat.

Kegiatan Forum Konsultasi Publik ini mendapat apresiasi positif dari seluruh peserta. Mereka berharap hasil diskusi dapat dirangkum menjadi rekomendasi nyata yang ditindaklanjuti dalam perencanaan pembangunan Kecamatan Penajam. Dengan demikian, program-program yang dijalankan ke depan tidak hanya berbasis kebijakan pemerintah, tetapi juga sejalan dengan aspirasi masyarakat.(Asr)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *