PENAJAM – Pemerintah Kecamatan Penajam melaksanakan kegiatan Penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2026–2030 yang digelar pada, Senin (19/5/2025), bertempat di ruang pertemuan lantai 2 Kantor Kecamatan Penajam. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam merancang arah pembangunan dan kebijakan strategis kecamatan untuk lima tahun ke depan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Camat Penajam, Peri Tangdirerung, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penyusunan RENSTRA sebagai dokumen perencanaan yang akan menjadi dasar dalam pelaksanaan program dan kegiatan kecamatan, selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
“RENSTRA ini akan menjadi kompas arah kebijakan kecamatan dalam lima tahun ke depan. Maka perlu disusun secara komprehensif, partisipatif, dan mengacu pada visi pembangunan daerah,” ujar Peri saat membuka kegiatan.

Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Penajam, Jusrina Ahdaria, dalam arahannya menyampaikan bahwa keterlibatan setiap unit kerja sangat penting untuk memastikan RENSTRA disusun sesuai kebutuhan operasional di lapangan.
“Setiap seksi dapat mengusulkan sub kegiatan baru dalam penyusunan RENSTRA untuk menunjang kinerja. Usulan ini nantinya akan dikaji dan diselaraskan dengan tujuan strategis kecamatan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut dihadirkan narasumber dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (BAPELITBANG) Kabupaten Penajam Paser Utara beserta jajarannya, yang memberikan materi dan panduan teknis terkait penyusunan dokumen RENSTRA sesuai dengan ketentuan dan sistematika perencanaan pembangunan yang berlaku.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran Kecamatan Penajam, tetapi juga mengundang perwakilan dari tiga kecamatan lainnya yakni Kecamatan Waru, Babulu, dan Sepaku, sebagai bentuk kolaborasi dan sinkronisasi antar wilayah dalam menyusun dokumen perencanaan strategis.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Penajam berharap dapat menghasilkan dokumen RENSTRA yang berkualitas, realistis, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan di masa mendatang.(Asr)