PENAJAM — Camat Penajam bersama para Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Subbagian (Kasubbag) Kecamatan Penajam menghadiri kegiatan Penyampaian Program Prioritas Daerah dan Sinergi Pembangunan di Desa/Kelurahan se-Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kegiatan yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Bupati PPU pada Kamis (4/12/2025) ini juga dihadiri oleh seluruh lurah dan kepala desa se-Kecamatan Penajam.
Acara dibuka dengan penyampaian materi oleh Bupati Penajam Paser Utara, H. Mudyat Noor, S.Hut, yang menegaskan pentingnya sinkronisasi pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten. Bupati menyoroti tingginya Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di PPU yang memberi peluang besar dalam percepatan pembangunan. Namun, hal ini juga dapat menimbulkan ketidakefisienan apabila tidak diimbangi tata kelola yang baik, sehingga pemerintah daerah terus memperkuat mekanisme sinkronisasi program prioritas, pendampingan APBDes, dan transparansi pengelolaan keuangan desa.
Bupati juga menekankan peran strategis desa dan kelurahan sebagai garda terdepan pembangunan. “Ujung tombak pemerintahan daerah ada di tangan lurah dan kepala desa. Ketika lurah dan kades bergerak serempak, maka pembangunan akan lebih cepat, lebih efektif, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain dari pemerintah daerah, kegiatan ini turut diisi dengan penyampaian materi oleh perwakilan Desapedia, sebuah platform layanan digital desa. Dalam paparannya, perwakilan Desapedia menjelaskan konsep digitalisasi desa sebagai instrumen peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus penguatan ekonomi desa. Desapedia menawarkan berbagai fitur layanan digital, seperti pelayanan surat berbasis online, manajemen distribusi bantuan, pencatatan aset desa, laporan kegiatan, dashboard pelayanan, hingga integrasi tanda tangan digital.
Tidak hanya itu, Desapedia juga memiliki fitur ekonomi digital seperti Pasar Desa yang memungkinkan warga membuka toko online gratis, layanan Gaspol yang menyediakan transportasi dan pesan antar online, serta fitur PPOB (Payment Point Online Banking) untuk pembayaran berbagai layanan seperti PLN, PDAM, BPJS, telepon, internet, hingga tiket perjalanan. Seluruh fitur ekonomi digital tersebut dirancang untuk membantu desa meningkatkan pendapatan melalui skema bagi hasil yang adil antara desa mitra dan pengembang sistem.
Sistem investasi dan lisensi Desapedia juga dipaparkan, termasuk biaya implementasi awal serta skema lisensi tahunan. Perwakilan Desapedia menekankan bahwa digitalisasi bukan hanya kebutuhan modernisasi, tetapi strategi jangka panjang untuk menciptakan desa yang transparan, responsif, dan mandiri secara ekonomi.
Melalui kegiatan ini, Camat Penajam menyampaikan dukungan penuh terhadap program prioritas daerah dan mendorong seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Penajam untuk memaksimalkan sinergi pembangunan, termasuk dalam aspek digitalisasi pelayanan dan ekonomi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi dan langkah seluruh pemangku kepentingan menuju pembangunan desa/kelurahan yang lebih maju, efektif, dan berkelanjutan di Kabupaten Penajam Paser Utara.(Asr)
