Dalam rangka pengendalian penyakit prioritas khususnya Penyakit Tidak Menular (PTM), UPT Puskesmas Penajam melaksanakan kegiatan Deteksi Dini PTM yang mencakup skrining Diabetes Melitus, Hipertensi, dan Obesitas. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (02/07/2025) di Kantor Kecamatan Penajam dan diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kecamatan Penajam.

Program ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif yang rutin dilakukan oleh Puskesmas guna mendorong masyarakat, khususnya kelompok usia produktif, untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Melalui deteksi dini ini, diharapkan potensi risiko penyakit dapat diketahui sejak awal agar dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Kegiatan yang dilaksanakan mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, pengukuran berat dan tinggi badan, serta lingkar perut. Petugas kesehatan dari Puskesmas Penajam juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan.

Sekretariat Camat Penajam, Peri Tangdirerung, SH., MM, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasinya kepada pihak Puskesmas.
“Kami sangat mendukung inisiatif ini karena kesehatan pegawai merupakan aset penting untuk menunjang pelayanan publik yang optimal, harapannya kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.

Salah satu peserta pemeriksaan, Jusrina, yang juga merupakan salah satu pejabat di Kecamatan Penajam, mengaku senang dengan kegiatan ini.
“Kami merasa terbantu karena bisa mengetahui kondisi kesehatan saya tanpa harus pergi ke puskesmas. Dari hasil pemeriksaan Alhamdulillah semuanya normal, tapi dari tenaga kesehatan disarankan untuk lebih banyak kegiatan olahraga, agar tetap sehat,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi pengingat penting bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.(Asr)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *